Last Child – Diary Depresiku * Ku ingat saat ayah pergi dan kami mulai kelaparan Hal yang biasa buat aku hidup di jalanan Disaat ku belum mengerti arti sebuah perceraian Yang hancurkan semua hal indah yang dulu pernah aku miliki Wajar bila saat ini ku iri pada kalian Yang hidup bahagia berkat suasana indah dalam rumah Hal yang selalu aku bandingkan dengan hidupku yang kelam, tiada harga diri agar hidupku terus bertahan… Keras, gamblang, dan jujur. Demikian lirik lagu “ Diary Depresiku ” mengalir apa adanya. Tanpa pretensi, tanpa upaya mencari simpati. Ini adalah kisah hidup nan sungguh, tanpa dekorasi metafora. Kisah tiga anak muda yang mengalami betul kerasnya hidup sejak masih berusia belia. Lahir di timur Jakarta pada awal tahun 2006 silam, Last Child terbentuk dari trio Virgoun (24, vokal & gitar), Dimas (22, bass & vokal), dan Ari (23, drum). Mereka berubah menjadi kuartet sejak Juli 2009 , merekrut Yodi (25, gitar) untuk memperkaya ek...